Rabu, 13 Januari 2021
Waktu yang Pas dalam Pemberian Pakan Lele
Pencegahan penyakit terhadap ikan lele
Salah satu penyebab terjadinya ikan lele memiliki penyakit yaitu karna peternakan yang tidak higenis,bahan pakan ikan yg asal-asalan,sehingga menyebabkan ikan menjadi berpenyakit,apabila ikan lele tersebut memiliki penyakit itu berdampak buruk bagi ikan lele lainnya,dan akan mengalami kerugian bagi si peternak tersebut,nah untuk itu cara mencegahnya yaitu dengan cara harus rajin menguras kolam ikan agar tampak bersih dan terhindar dari bakteri,dan untuk mengkonsumsi bahan pakan ikan harus sesuai jangan asal-asalan.
Kualitas air kolam lele
Kualitas yang digunakan untuk ikan lele itu harus benar benar bersih,harus lebih sering di kuras agar tidak terlihat kotor,karna air dalam kolam juga memiliki pengaruh buruk terhadap ikan jika air tersebut kotor,apabila air kolam tersebut kotor maka bakteri yang ada pada air kolam itu akan menempel pada ikan lele
Pasca panen
Sebelum menebar bibit baru, ada baiknya untuk membersihkan kolam untuk mengurangi kotoran atau sisa makanan ikan lele sebelumnya. Dengan membersihkan kolam, kamu juga dapat mengetahui apakah masih ada ikan lele yang tertinggal karena jika masih ada ikan di dalam kolam dan kamu menebar bibit baru, maka bibit lele baru akan habis di makan ikan lele yang siap panen tersebut.
Apa Saja Keuntungan Dalam Budidaya Ikan Lele, Yuk Cari Tau!
Modal Kecil, Cara Mudah, Untung Besar
Salah satu alasan banyak orang memilih usaha budidaya lele adalah karena hanya membutuhkan modal yang kecil. Hal ini bisa dibuktikan dengan hitungan biaya yang dibutuhkan untuk membeli keperluan proses mengembangbiakkan lele hingga biaya operasional bisnis setiap bulannya. Keseluruhan biaya tersebut jika ditotal hanya berkisar Rp 2 juta saja.
Sebagai contoh, dalam memulai usaha budidaya lele, kamu akan membutuhkan 2 buah terpal ukuran besar seharga sekitar Rp 600,000. Untuk kerangka kolamnya, kamu bisa menggunakan bahan bambu yang kuat dengan harga kurang lebih Rp 300,000. Ditambah paku serta keperluan lainnya, mungkin dibutuhkan Rp 50,000, sehingga total biaya yang dibutuhkan untuk membuat kolam ikan lele menjadi Rp 950,000.
Untuk kebutuhan operasional, tiga hal yang wajib untuk disiapkan setiap bulannya adalah :
- Bibit : Bibit ikan lele sebanyak 2000 ekor, biasanya dibanderol dengan harga Rp 500,000.
- Pakan : Biaya untuk pakan berkisar Rp 500,000 setiap bulannya.
- Vitamin dan Obat : Berguna untuk menunjang pertumbuhan ikan lele, total biayanya sekitar Rp 100,000.
Dengan demikian, total biaya bulanan budidaya ikan lele adalah Rp 1.1 juta. Sehingga, total keseluruhan modal yang dibutuhkan untuk menjadi pebisnis ternak lele adalah Rp 2,050,000.
Pengeluaran untuk pembuatan kolam hanya dilakukan di awal usaha saja. Saat sudah memasuki masa panen kedua, kamu hanya perlu mengeluarkan uang untuk biaya operasional saja.
Kesulitan yang Biasa Dialami Dalam Budidaya Ikan Lele
Meski memiliki banyak kelebihan dibanding ternak ikan jenis lainnya, ada beberapa hal yang harus diwaspadai peternak yaitu :
1. Kenaikan Biaya Pakan Ikan
Biaya kebutuhan pakan ikan yang bisa saja naik sewaktu-waktu. Jika biaya operasional bisnis naik, sudah pasti keuntungan yang akan didapatkan nanti juga akan menurun.
2. Ancaman Hama dan Penyakit dari Lingkungan Sekitar
Ikan lele memang memiliki daya tahan tubuh yang kuat, namun, bukan berarti ikan ini tidak bisa terkena hama dan penyakit. Virus, jamur, serta bakteri pun dapat membuat pertumbuhan ikan lele menjadi tidak maksimal, atau bahkan gagal panen. Untuk itu, usahakan untuk selalu memantau kondisi air kolam dan lingkungan sekitar.







